Pemerintah Desa Bai Gelar Tiga Rangkaian Kegiatan

oleh -23 views

BiPoin.com, Boltim – Guna memaksimalkam peran serta tanggung jawab dalam program pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan, Pemerintah Desa (Pemdes) Bai, Kecamatan Nuangan, Bolmong Timur (Boltim) menggelar tiga rangkaian kegiatan pelatihan terhadap jajaran perangkat Desa, Rabu (04/12).

Kegiatan pelatihan yang dimaksud diantaranya, Peningkatan kapasitas Kepala Desa atau Sangadi dan Perangkat Desa Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Desa, Pelatihan Peningkatan Kapasitas Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Bai Tahun 2019 dan Pelatihan Adminiatrasi PKK Dasa Wisma Desa Bai Tahun 2019.

Dalam ketiga rangkaian kegiatan tersebut, Pemdes Bai melibatkan Kepala Dinas PMD, Uyun Kunaefi Pangalima (UKP), Asissten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Hariyono Sugeha dan Camat Nuangan, Muhammad Sinyo Mamonto sebagai Pemateri serta PKK Kabupaten dalam materi Adiministarasi PKK Dasawisma.

Pada kesempatan itu, Kepala Dinas PMD, Uyun Kunarfi Pamgalima (UKP) yang memberikan materi kepada peserta Aparatur Desa Bai menegaskan bahwa Tugas Pokok dan fungsi (Tupoksi) Aparat Desa merupakan peran penting yang harus diutamakan dalam kinerja aparat. “Tentu, setiap perangkat perlu mengutamakan tupoksi dalam menjalankan pemerintahan baik dari Sangadi hingga jajaranya,” ungkap UKP.

Sama halnya yang disampaikan Asissten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Hariyono Sugeha juga. Berangkat dari pengalaman, dirinya menyampaikan beberapa kepentingan dalam pemerintahan di antaranya masalah Tupoksi Perangkat Desa serta BPD.

Sebab Menurutnya, hubungan antara Pemdes dan BPD harus sejalan dalam membangun Desa. Tak hanya itu, seluruh perangkat supayah manyatukan presepsi agar sebagaimana ujung tombak Bupati.

“Dalam menjalankan roda pemerintahan tentunya mampu mendukung harapan Bupati dalam membangun Daerah serta merumuskan semua perencanaan yang berkaitan dengan program Desa dan lebih pentingnya berkaitan dengan adat kemasyarakatan yang mengandung unsur saling menghormat dan saling menghargai satu dengan lainya,” kata Sugeha.

Lanjutnya, demikian juga tugas BPD yakni merumuskam dan menyepakati APBDes serta memiliki tugas sebagai fungsi pengawasan dalam mengawasi kegiatan Desa. “Jadi BPD bukan mencari kesalahan tapi sebagai penyeimbang setiap program desa,” tambahnya.

Ia juga berpesan terhadap ibu – ibu PKK yang tidak lain adalah Bagian dari sistem pemerintahan bisa memaksimalkan peran dalam mendukung pembangunan, “Harapan saya perangkat desa yang di dalamnya ada Ibu ibu PKK agar bergandengan mensukseskan prgoram Pemerintah Daerah,” harpnya.

Sementara Kepala Desa atau Sangadi, Hamdi Lamaluta berharap peningkatan kinerja PKK bisa lebih maksimal. Keterlibatan dasawisma juga dalam pemanfaatan pekarangan rumah warga untuk mengunggulkan inovasi yang menjadi kebutuhan sehari – hari diantaranya rempah mampu tertangani.

Dirinya pun menghimbau, Seluruh Aparat atau Perangkat Desa serta BPD sebagai rekan kerja, apa yang menjadi tujuan dalam pelatihan bisa menjadi perhatian bersama, “Dalam hal ini kita masih sama – sama untuk terus belajar dan memperhatikan setiap kekurangan. Lewat pelatihan ini, serta tujuanya kita bisa membangun desa lebih baik lagi,” tutupnya.