Hasil Survei NRI, Pasangan BERKAH Unggul Telak di Pilkada Bolsel

oleh -170 views

BiPoin, Bolsel Dari dua pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bolsel (Bolaang Mongondow Selatan) yang akan ambil bagian di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bolsel pada 9 Desember mendatang, pasangan petahana dengan jargon “BERKAH”, yakni Iskandar Kamaru – Deddy Abdul Hamid masih unggul secara elektabilitas dari pasangan lain. Elektebilitas pasangan itu sebesar 82,7 persen, sedangkan pasangan Riston Mokoagow – Selvia Van Gobel hanya berada diangka 9,6 persen.

Hal itu terungkap dari hasil survei yang dilakukan pada tanggal 19 Oktober hingga 23 Oktober 2020 oleh Nusantara Research Institute (NRI), dan dirilis pada Jumat 29 Oktober 2020. Pasangan dengan Nomor Urut 1, Iskandar-Deddy masih unggul dibanding lawannya Pasangan Nomor Urut 2, Riston-Selvia.

Kordinator Divisi data dan riset NRI, Felia Dina mengatakan, metodologi survey menggunakan multistage random sampling, dengan wawancara langsung dengan responden yang bterpilih sesuai dengan pengacakan metode tersebut, dengan jumlah responden 410, yang tersebar di 7 kecamatan dan 41 desa se Bolaang Mongondow selatan, dengan Margin Of Error sebesar 4,9%.

“Kemenangan Iskandar Kamaru–Deddy Abdul Hamid, ada pada angka 82,7 persen, terpaut jauh dari pesainngnya Riston Mokoagow–Selviah Van Gobel, yang hanya berada diangka 9,6 persen. Sementara, yang belum memutuskan ada diangka 3,4 persen dan masih rahasia 1,9 persen,” ungkap Velia.

Velia menambahkan, salah satu faktor kemenangan Isakndar Kamaru – Deddy Abdul Hamid juga dilihat dari tingkat kepuasan masarakat terhadap kinerja mereka dalam menangani wabah Covid-19 di Bolsel, semasa menjabat bupati dan wabup bolsel. Di mana, 87,6 persen publik menilai puas terhadap kinerja pemerintah Kabupaten Bolsel dalam penanganan Covid-19.

Waktu pemilihan yang masih terpaut 1 bulan lagi, akan mungkin mengubah hasil survey, namun menurut felia, jika melihat konsistensi public terhadap calon, dimana 88,8% public mengatakan tidak akan mengubah pilihan sampai hari pemilihan nanti, dan hanya 7,1% yang masih mungkin mengubah pilihan sementara 4,1% belum memutuskan.

“Artinya jikapun berubah, tidak akang mengubah secara signifikan hasil survey yang ada sekarang,” pungkasnya.