Kriteria Jodoh Generasi Milenial dan Kunci Kesuksesan Hubungan

oleh -32 views
Foto Ilustrasi

BiPoin.com – Sangat sulit mendefinisikan dengan pasti waktu lahir Generasi Milenial, tapi jika dirangkum dari beberapa sumber dapat ditarik kesimpulan bahwa Milenial adalah Generasi yang lahir antara tahun 1980 – 2000.

Ketika orang berumur 30 tahun, orang akan berpikir keputusan penting dalam hidupnya. Entah menikah, mengembangkan karir, menyicil rumah atau memulai wirausaha.

Bagi yang masih lajang, umur 30 adalah saat dimana mereka harus mencari jodoh atau santai menjalani hidup lajangnya.

Virginia Sweetingham adalah pendiri biro jodoh Gray & Farrar di Inggris. Berdasarkan pengalamannya hampir 30 tahun, uang tidak menjamin  mudah mendapatkan jodoh.

Ia dapat berkata seperti itu, karena ia dibayar antara 24.000 – 93.000 US Dollar per klien yang untuk mendapatkan jodoh mereka.

Sebuah survey dilakukan awal 2017 di Indonesia pada 390 orang lajang. Ada 72 orang lajang yang berumur 30-45 tahun dimana 61% lulusan S1, Jumlah responden wanita 51,4%. 318 sisanya berusia antara 18-30 tahun, dimana 51% lulusan SMA dan SMK. Jumlah wanita 62,3%. Mereka mengungkapkan kriteria jodoh mereka.

Bagi responden wanita, Agama lebih diutamakan. Sedangkan reponsen pria, Kepribadian dan Penampilan lebih diutamakan.

Menurut Virginia, ada 3 kunci kesuksesan hubungan, yaitu Daya Tarik Seksual, Saling Menghormati, dan Kemampuan Menjadi Diri Sendiri. Jika berubah dalam arti lebih baik dan seharusnya, hal itu tidak menjadi masalah besar.

Banyak orang yang salah mencoba merubah pasangannya atau  diri sendiri sesuai keinginan mereka, bukan berubah menjadi seharusnya. Hal ini tidak akan bertahan lama.

Menurutnya orang zaman sekarang, menikah terlalu mudah. Mereka berpikir jika pernikahan tidak berhasil, mereka dapat bercerai kapan pun saja. Padahal perceraian tidak mudah, mereka harus berhadapan dengan hukum, masalah kedua belah pihak keluarga, pembagian harta, hak asuh anak, pandangan sosial, dan masih banyak lagi.

Gloria Steinem seorang aktifis perempuan pernah berkata, “Lebih banyak orang yang ingin bertemu orang yang tepat daripada berusaha menjadi orang yang tepat”.