BiPoin, Kotamobagu – Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, Sp.M., secara resmi membuka Turnamen Sepak Bola Wali Kota Cup VIII Tahun 2026. Pembukaan berlangsung di Stadion Nunuk, Kelurahan Matali, Kecamatan Kotamobagu Barat, Senin (02/11/2026).
Acara pembukaan berlangsung khidmat dan meriah. Ribuan masyarakat memadati tribun stadion untuk menyaksikan langsung kick-off turnamen paling bergengsi di Kota Kotamobagu tersebut.
Tampak hadir Wakil Wali Kota Kotamobagu, Rendy Virgiawan Mangkat, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua Komisi II DPRD Kotamobagu, Dani Ikbal Mokoginta, Staf Khusus Gubernur Sulawesi Utara yang juga Direktur Kompetisi Asosiasi Kota (Askot) PSSI Sulut, Fiko Onga.
Selain itu, hadir Ketua Askot PSSI Kota Kotamobagu, Michael S. Bibisa, Sekretaris Daerah Kotamobagu, Sofyan Mokoginta, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Kotamobagu, Ny. Tessa Josephina Mokoginta Sompie, para asisten, pimpinan perangkat daerah, serta tokoh masyarakat.
Mengawali sambutannya, Wali Kota Weny Gaib menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia pelaksana yang telah bekerja keras mempersiapkan turnamen tahunan tersebut.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Kotamobagu, saya menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia pelaksana yang telah bekerja keras mempersiapkan dan menyelenggarakan turnamen ini,” ujar Wali Kota.
“Kita semua berharap dan berdoa, agar seluruh rangkaian turnamen dapat berjalan dengan lancar, aman, dan sukses sebagaimana yang kita harapkan bersama,” sambungnya.
Wali Kota menjelaskan, turnamen edisi ke-VIII tahun ini diikuti oleh tim-tim terbaik perwakilan desa dan kelurahan se-Kota Kotamobagu. Menurutnya, hal tersebut merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam memberikan ruang kompetisi bagi talenta-talenta lokal.
“Turnamen Wali Kota Cup tahun ini diikuti oleh tim-tim sepak bola dari desa dan kelurahan yang ada di Kota Kotamobagu. Ini merupakan langkah positif dalam meningkatkan kapasitas serta memberikan ruang dan kesempatan kepada para pemain lokal untuk menunjukkan kemampuan, bakat, dan potensi terbaik mereka,” jelas Weny.
Ia menambahkan, melalui turnamen ini, pemerintah berharap dapat menemukan bibit-bibit pesepakbola potensial yang nantinya mampu mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi, baik provinsi maupun nasional.
“Melalui turnamen ini, kita berharap dapat menemukan pemain sepak bola potensial, yang diharapkan mampu berprestasi di tingkat yang lebih tinggi,” imbuhnya.
Dalam arahannya, Wali Kota menekankan bahwa esensi sepak bola bukan semata-mata soal menang dan kalah, melainkan tentang menjunjung tinggi nilai sportivitas, persahabatan, dan persatuan.
“Dalam setiap pertandingan sepak bola, pasti ada yang menang dan ada yang kalah. Namun, yang jauh lebih penting adalah bagaimana kita menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas dan persahabatan,” tegasnya.
“Jadikan turnamen ini sebagai ajang untuk mempererat tali persaudaraan, membangun semangat kebersamaan, serta menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi sarana pemersatu masyarakat,” tambahnya.
Di akhir sambutannya, Wali Kota memberikan pesan khusus kepada tiga elemen penting dalam turnamen, yakni pemain, perangkat pertandingan, dan suporter.
Kepada para pemain, Wali Kota meminta untuk menampilkan permainan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi fair play.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada tim dan para pemain yang telah berpartisipasi. Tunjukkan kemampuan terbaik, bertandinglah dengan penuh semangat, dan tetap junjung tinggi sportivitas,” pintanya.
Sementara kepada wasit dan perangkat pertandingan, Wali Kota meminta untuk bertugas secara profesional, jujur, dan adil.
“Kepada seluruh wasit dan perangkat pertandingan, saya berharap agar dapat menjalankan tugas dengan profesional dan adil,” ujarnya.
Tak lupa, kepada penonton, Wali Kota mengajak untuk memberikan dukungan secara positif dan menjaga kondusivitas selama turnamen berlangsung.
“Kepada seluruh penonton, saya mengajak untuk memberikan dukungan dengan cara yang positif dan sportif. Mari kita bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan suasana persaudaraan selama turnamen berlangsung,” tutup Wali Kota.








