BiPoin, Bolsel – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) Rante Hattani melakukan pendampingan sekaligus monitoring Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) jenjang PAUD oleh Bunda PAUD Bolsel Selvian Kamaru Manoppo di TK Cendana, Toluaya.
Bunda PAUD Bolsel Selvian Kamaru Manoppo, yang merupakan isteri tercinta Bupati Bolsel Iskandar Kamaru, turun langsung memberikan edukasi sekaligus fasilitas pendidikan PAUD pada kegiatan MPLS yang sudah memasuki hari ketiga tersebut.

Dalam kesempatan itu, Bunda PAUD Bolsel menyerahkan satu set perlengkapan menggambar dan satu set wastafel guna mendukung pelaksanaan PAUD di TK Cendana. “Harapannya, anak-anak TK Cendana dapat menjalani proses belajar dengan semangat, bahagia, dan tumbuh menjadi generasi cerdas,” harap Selvian Manoppo.
Dirinya juga menitipkan pesan kepada para guru, Bunda PAUD agar mampu memberikan pendampingan yang maksimal terhadap anak usia dini.
“Teruslah berinovasi dalam membina dan mengajarkan anak usia dini untuk pada saatnya akan siap dalam memasuki dunia pendidikan, agar akhlak dan mentalnya terbangun sejak dini,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Dikbud Bolsel, Rante Hattani menyampaikan bahwa kegiatan MPLS ini sangat penting sebagai pintu awal bagi peserta didik baru untuk beradaptasi dengan lingkungan sekolah. Ia juga berharap MPLS bisa menggembirakan, serta mendorong penumbuh kembangan potensi dan penguatan karakter anak.
“MPLS bukan sekadar pengenalan, namun lebih dari itu. Kegiatan ini membentuk karakter disiplin, menanamkan rasa tanggung jawab, menumbuhkan semangat belajar, serta mengenalkan budaya sekolah sejak usia dini,” jelas Rante.

Kegiatan MPLS merupakan program sekolah terhadap penerimaan murid baru. Tak hanya SD, SMP dan SMA, MPLS juga berlaku terhadap program belajar untuk Pendidikan Anak Usia Dini yang disingkat PAUD.
Pemerintah melalui Dikbud Bolsel terus memperhatikan kondisi dan kebutuhan pendidikan di Bolsel mulai dari PAUD hinga SMP yang merupakan kewenangan Daerah. Berbagai program bantuan maupun terhadap pengajar terus dilakukan peningkatan kapasitas ilmu pendidikan.










