Perkuat Tupoksi PKD, Bawaslu Bolsel Gelar Bimtek

oleh -78 views

BiPoin, Bolsel – Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) Kabupaten Bolsel (Bolaang Mongondow Selatan) Minggu (09/08/2020) kemarin, menggelar Bimtek (Bimbingan Teknis) yang menghadirkan 81 PKD (Pengawas Kelurahan/Desa) se-Kabupaten Bolsel, yang bertempat di Gedung Grand Fajar, Desa Soquo, Kecamatan Bolaang Uki.

Pelaksanaan Bimtek tersebut, adalah untuk mempertegas tupoksi (tugas dan fungsi) PKD (Pengawas Kelurahan Desa) dalam mengawal proses tahapan Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) serentak tahun 2020.

Pimpinan Bawaslu Bolsel yang menangani Divisi Pengawasan Kifly Yuddy Malonda menyampaikan, dalam bimtek itu juga membahas tentang penguatan seluruh tugas PKD terkait pengawasan menyeluruh dalam pencoklitan.

“Bawaslu merasa perlu memberikan penguatan-penguatan, termasuk strategi dalam mendapatkan informasi, apalagi data Pemilih Formulir model A.KWK (Formulir data pemilih hasil proses Coklit.Red) itu tertutup atau Informasi yang dikecualikan,” ujar Kifly.

Ditegaskan, hingga masa pencoklitan hampir berakhir, Bawaslu masih meragukan kualitas formulir model A.KWK. Yang mana, dalam A.KWK tersebut ada pemilih-pemilih yang sudah TMS (tidak memenuhi syarat) dalam Pemilu kemarin, namun masih ada di formulir A.KWK.

“Begitu pun dengan DPK (Daftar Pemilih Khusus), ternyata sudah tidak ada di formulir model A.KWK. Maka itu, strategi-strategi seperti itulah yang kami sampaikan ke PKD, termasuk strategi lanjutan dalam melakukan pengawasan sebagaimana tertuang dalam PKPU Nomor 5,” papar Kifly.

Meski demikian kata Kifly, secara kelembagaan, pihaknya sudah menyurat kepada KPU, untuk melakukan perbaikan-perbaikan.

“Hal itu kami lakukan, karena memang tahapan verifikasi daftar pemilih ini masih panjang, pencoklitan ini pun hanya merupakan satu dari sekian tahapan dalam pelaksanaan Pilkada serentak 2020, sehingga kami merasa perlu memberikan saran perbaikan untuk ditindaklanjuti,” sebutnya.

Senada disampaikan Koordinator Sekretariat (Koorsek) Bawaslu, Arthur Waroka, ST, menurutnya Bimtek ini juga, sekaligus mempertegas tupoksi PKD dalam tahapan pelaksanaan Pilkada, mulai dari awal sampai akhir.

“Ini semua dilakukan, demi mewujudkan harapan kita semua, yaitu melaksanakan Pemilu yang berintegritas, sehingga bisa menghasilkan pemimpin yang amanah dan diimpikan seluruh masyarakat Bolsel,” kata Arthur.

Dia juga mengingatkan agar seluruh PKD harus menjunjung independensi dalam menjalankan tugas mengawal Pilkada serentak tahun 2020.

“Diingatkan agar seluruh PKD bekerja secara independen, dan harus memiliki integritas saat menghadapi Pilkada,” pungkas Arthur.

Untuk diketahui, pelaksanan Bimtek ini, Bawaslu tetap memperhatikan protokol Covid-19, mulai dari cuci tangan, memakai masker, tes suhu badan, serta menjaga jarak duduk peserta (Physical Distancing).