BiPoin, Bolsel – Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) H. Iskandar Kamaru, meresmikan Museum Daerah Kerajaan Bolaang Uki di Desa Molibagu, Kecamatan Bolaang Uki, Senin (27/10/2025).
Kehadiran museum yang dibangun oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) ini disambut antusias masyarakat serta para tokoh adat yang memadati lokasi peresmian.
Proyek ini menelan total anggaran sebesar Rp3.482.310.000 dan mencakup pengadaan lahan, pembangunan fisik dalam tiga tahap, pemasangan pagar dan paving block, serta pengadaan meubel dan duplikasi koleksi museum.

Museum ini dibangun di kawasan bersejarah yang berdampingan langsung dengan struktur bekas Kerajaan Bolango, yang telah ditetapkan sebagai struktur cagar budaya dengan nama Istana Raja (Malrigo) melalui Surat Keputusan Bupati Nomor 144 Tahun 2024.
Sebagai museum umum, institusi ini dirancang untuk menampilkan kekayaan budaya dari empat etnis utama di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan. Saat ini, koleksi yang dipamerkan didominasi oleh artefak dan benda bersejarah peninggalan Kerajaan Bolaang Uki, yang diperoleh melalui kerja sama dengan keluarga keturunan kerajaan.

Selain koleksi fisik, museum ini juga akan menampilkan sertifikat penetapan Warisan Budaya Tak Benda dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, antara lain Tari Dangisa, Pernikahan Adat Bolango, Salamat, Pernikahan Adat Mongondow, dan Bahasa Bolango.
Sementara itu, Kepala Disdikbud Bolsel Rante Hattani menyampaikan rasa syukurnya atas rampungnya pembangunan museum tersebut. Ia menilai, museum ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan benda sejarah, tetapi juga sebagai pusat informasi kebudayaan daerah.

“Kami sangat bersyukur seluruh proses pembangunan telah rampung. Selanjutnya, museum ini akan ditata sesuai standar nasional dan segera didaftarkan ke Kementerian Kebudayaan untuk proses standarisasi,” tutur Rante Hattani.










