BiPoin, Bolsel – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) kembali mencatat capaian penting di sektor kesehatan. Kamis (11/9), tim Kemenko PMK dan Kemenkes RI melakukan kunjungan kerja ke Bolsel, meninjau langsung progres pembangunan RSUD Bolsel.
Rombongan dipimpin Asisten Deputi Kemenko PMK R. Alfredo Sani Fenat dan Direktur Fasilitas Pelayanan Kesehatan Rujukan Kemenkes Dr. Agus Kamal Purba, M.Ph. Kunjungan ini diterima langsung oleh Bupati H. Iskandar Kamaru, S.Pt., M.Si., bersama jajaran Pemkab Bolsel.

RSUD Bolsel merupakan bagian dari program nasional revitalisasi rumah sakit. Dalam pertemuan, Bupati Iskandar menekankan pentingnya pengawasan rutin dan menyuarakan kebutuhan alat kesehatan modern serta tenaga dokter spesialis.
“RSUD Bolsel bukan hanya untuk masyarakat lokal, tetapi juga akan melayani kawasan perbatasan. Dukungan penuh dari Kemenkes mutlak diperlukan,” pinta Bupati yang dikenal vokal dalam memperjuangkan hak rakyat ini.

Sebagai hasil lobi intensif, Kemenkes mengalokasikan dukungan senilai Rp20 miliar dari Bank Dunia untuk pengadaan alat kesehatan, pembangunan IPAL, dan ambulans.
Progres pembangunan RSUD kini mencapai 43,9 persen. Pemerintah pusat menargetkan peningkatan status RSUD Bolsel dari tipe D ke tipe C, agar mampu melayani masyarakat lokal dan kawasan perbatasan dengan fasilitas yang lebih lengkap dan layanan yang lebih cepat.

Keberhasilan ini menegaskan komitmen Pemkab Bolsel dalam memperjuangkan hak kesehatan masyarakat dan membangun sistem layanan yang lebih modern dan merata.









