Diduga 7 Oknum Preman, Aniaya dan Keroyok Oknum Wartawan

oleh

BiPoin, Kotamobagu – Pria yang berprofesi sebagai Wartawan disalah satu media online di Bolaang Mongondow Raya ( BMR ) , dengan inisial Jhon Waluyan diduga kuat, di keroyok oleh 7 orang oknum yang diduga preman, hingga harus dilarikan ke Rumah Sakit ( RS ) Monompia, Sabtu 25 Ferbuary 2023, pukul: 11:30 Wita.

Peristiwa pengeroyokan terhadap Jhon Waluyan (Korban) tersebut, TKP nya terjadi dirumah kediamannya sendiri yang berada di pusat kotamobagu, berkisar pukul 18:00 Wita, dan di saksikan oleh istri dan anaknya serta kerabat lainnya.

Menurut keterangan dua orang saksi yang melihat saat peristiwa pengeroyokan itu terjadi, inisial O alias Onal dan HM alias Her, bahwa mereka (saksi) melihat langsung ke 7 orang Oknum tersebut mendatangi rumah Jhon Waluyan, tanpa basa basi, mereka langsung masuk kerumah dan mengunci rumah serta layangkan pukulan berkali kali dibagian wajah dan kepala Jhon Waluyan (korban).

“Iya pak, mereka tanpa bicara, langsung masuk dan mengunci pintu rumah milik jhon Waluyan, serta langsung memukul korban dengan cara mengeroyok korban sampai ke dalam kamar,” beber saksi onal.

Saksi kunci kedua berinisial HM alias Her,juga menambahkan pada saat peristiwa terjadi, dirinya (saksi) tepat berada di TKP dan sempat melerai saat penganiayaan dan pengeroyokan berlangsung.

“Saat itu bertepatan saya berada di rumah kediaman Jhon Waluyan ( Korban) bersama teman-teman yang lain, saya juga melihat langsung penganiayaan brutal tersebut, karena saya sempat melerai (Memisahkan), tapi apa daya, jumlah terduga pelaku menganiaya dan pengeroyokan oknum yang biasa di sapa Ito jumlahnya banyak, mereka lebih dari 5 orang”

“malah saya juga hampir mereka pukul saat itu, kerah baju saya sudah ditarik, namun berkat bantuan teman wartawan yang lain, sehingga alhamdulilah saya selamat,” ucapnya, ketika di temui di Kantor Polres Kotamobagu oleh awak media Sabtu 25 Ferbuary 2023.

Saksi pun menyampaikan, bahwa dirinya sudah memberikan keterangan kepada pihak penyidik, atas kronologi peristiwa penganiayaan dan pengeroyokan yang di alami oleh korban Jhon Waluyan.

“Bukan cuma saya saksi, melainkan ada beberapa orang lagi yang saat itu berada di TKP, kami melihat peristiwa itu dengan mata kepala kami sendiri, bagaimana korban di aniaya dan di keroyok oleh mereka, dengan cara di pegang lengan kiri dan kanan korban, dan di hajar,” tuturnya.

Kapolres Kotamobagu, AKBP Dasvery Abdi SIK, ketika di konfirmasi mengatakan, terduga pelakunya sudah di tangkap dan masih dalam pemeriksaan oleh pihak penyidik, “Baik korban dan 7 terduga pelaku, tadi sudah dalam penanganan penyidik Polres Kotamobagu,” ujarnya.

Sementara Istri Korban Nolly Lombogia berharap, Kapolres Kotamobagu dapat menindak tegas oknum pelaku penganiayaan dan pe geroyokan kepada suaminya tersebut.

Menurutnya,aksi brutal penganiayaan dan pengeroyokan kepada suaminya, tidak bisa di tolelir dan dimaafkan. apa lagi, mereka lakukan penganiayaan dirumah kami sendiri, dan suami saya di pukul berkali kali, tangannya di pegang, dan yang lain memukul, sampai mereka juga beraninya masuk ke dalam kamar.

“Dorang datang dirumah, tampa bicara apa, langsung pukul kita pe suami, di depan anak anak kami dan keluarga,” ucapnya sambil menangis di dampingi dua putrinya tersayang, saat berada di RS Monompia Kotamobagu.

Sampai berita ini naik tayang, ke 7 terduga pelaku penganiayaan masih dalam pemeriksaan oleh pihak penyidik, sehingga awak media pun belum mendapatkan infomasi siapa saja inisial dari ke 7 oknum yang diduga melakukan penganiayaan dan pengeroyokan tersebut.