Dumagin B Raih Juara 1 Sebagai Desa Expo

oleh

BiPoin, Bolsel – Dumagin B, Kecamatan Pinolosian Timur, menyabet juara 1 sebagai Desa Expo dalam Pagelaran Festival Maleo dan Gebyar Budaya Bolsel yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Selasa (23/11/2021).

Sangadi Dumagin B, Karmawan Makalalag, sangat bersyukur atas capaian dari hasil kerja keras pihaknya, yang sudah dari jauh-jauh hari disiapkan, yang itu tentu berkaitan dengan potensi desa.

“Kami mempersiapkan semua potensi desa yang harus dipamerkan, mulai dari berbagai macam bibit pertanian, kerajinan tangan, alat musik kulintang dan UMKM yang dimotori oleh Ibu-ibu PKK,” ujar Karmawan.

Sangadi Dumagin B, Karmawan Makalalag, sangat bersyukur atas capaian dari hasil kerja keras pihaknya, yang sudah dari jauh-jauh hari disiapkan, yang itu tentu berkaitan dengan potensi desa.

“Kami mempersiapkan semua potensi desa yang harus dipamerkan, mulai dari berbagai macam bibit pertanian, kerajinan tangan, alat musik kulintang dan UMKM yang dimotori oleh Ibu-ibu PKK,” ujar Karmawan.

Selain itu, kata dia, Dumagin B menampilkan stand yang sengaja didesain dengan bernuansa adat daerah, yang itu dipadukan dengan momentum Hari Maleo Sedunia.

“Suatu kebanggaan bahwa Dumagin B bisa menampilkan potensi desa dan hasil karya, yang itu bisa dilihat oleh masyarakat Bolsel. Saya tidak pernah membayangkan akan mendapat juara,” kata Karmawan dan mengucapkan terimakasih kepada perangkat desa, pendamping desa, pelaku UMKM dan semua pihak yang terlibat.

Bupati Bolsel Resmi Buka Festival Maleo dan Gebyar Budaya Tahun 2021

Sementara itu, Kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Ekavrie Van Gobel, menuturkan Pameran Gebyar Budaya ini merupakan penjabaran dari salah satu tujuan SDGs Desa yakni Budaya Desa Adaptif.

Lanjutnya, SDGs Desa merupakan arah kebijakan pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat desa, khususnya yang berbasiskan pelestarian budaya lokal desa.

“Melalui kegiatan ini kami berharap Pemerintah Desa (Pemdes) memberikan atensi serius dalam pembinaan budaya local desa melalui inovasi dan kreatifitas dalam menampilkan produk-produk budaya local desa, selain tentunya yang sifatnya bisnis seperti BUMDesa dan UMKM,” terangnya.

Ia juga mengungkapkan, kegiatan ini diikuti oleh peserta 62 desa dari 7 kecamatan dimana sumber pembiayaan diambil dari APBDes, khususnya Dana Desa Tahun 2021. “Penilaian stand pameran merupakan salah satu kegiatan yang dilaksanakan oleh Panitia dalam memilih stand-stand dengan penampilan terbaik,” tandasnya.

Diketahui, tim penilai diambil dari unsur Dinas PMD, Dinas Pariwisata dan Dinas Perindagkop dan UMKM, serta dari pihak Event Organizer. Indicator penilaian disusun dengan mempertimbangkan banyak aspek teknis, secara objektif dan menyeluruh. Setelah dilakukan penilaian melalui kunjungan, pengamatan, hingga wawancara maka diperoleh hasil, 3 desa terbaik, yakni peringkat 1 Desa Dumagin B, peringkat 2 Desa Tobayagan Selatan, dan peringkat 3 Desa Popodu.