Gelar Reses di Kecamatan Dumoga Barat, Syahrudin Mokoagow Siap Kawal Aspirasi Masyarakat

oleh -70 views

BiPoin, BOLMONG Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Mohamad Syahrudin Mokoagow, menggelar Reses guna menampung aspirasi masyarakat diwilayah konstituennya. 

Kegiatan reses masa sidang I tersebut, dilaksanakan di Desa Doloduo, Kecamatan Dumoga Barat. Yang dihadiri Camat Dumoga Barat, Camat Dumoga Tengah, Kepala Desa, sejumlah Guru SD, SMP, SMA serta sejumlah Masyarakat. Rabu (19/2020).

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Pasal 161 huruf i, j, k disebutkan anggota DPRD mempunyai beberapa kewajiban. Misalnya menyerap dan menghimpun aspirasi konstituen melalui kunjungan kerja secara berkala, menampung dan menindaklanjuti aspirasi dan pengaduan masyarakat, dan memberikan pertanggung jawaban secara moral dan politis kepada konstituen di daerah pemilihannya.

Dalam Kesempatannya, Mokoagow kembali menyampaikan tentang mekanisme perencanaan (e-Planing) dan penganggaran (e-Budgetting) dalam proses pembangunan di Kabupaten Bolmong. Yakni setiap usulan harus melalui Murenbang Desa kemudian dilanjutkan ke Musrenbang tingkat Kecamatan. 

“Semua mulai dari awal, jadi tidak ada istilah antrian usulan. Sebagaimana kesepakatan dengan eksekutif bahwa setiap desa mengusulkan sebanyak 5 program yang kemudian akan dipilih mana yang menjadi prioritas pembangunan dimasing-masing desa melalui perengkingan,” Jelas Papa Nayla (panggilan akrabnya). 

Dilanjutnya, usulan masing-masing desa harus melalui 3 pintu, pertama Musrenbang Kecamatan, ke-dua dengan Renja SKPD dan yang ke-3 melalui Pokok Fikiran (Pokir) bersama DPRD. 

“Setiap pintu ada bobot nilai tersendiri, dan yang paling penting harus ada verifikasi lapangan. Karna meski sudah melalui 3 mekanisme tadi kemudian tidak menjalani tahap verifikasi, maka usulan tersebut tidak akan mendapatkan anggaran sehingga akan masuk pada antrian di tahun depan,” Beber Mokoagow. 

Ia menambahkan, bahwa hasil reses ini yang kemudian akan menjadi dasar-dasar pokok pikiran DPRD. Ruang reses adalah ruang perencanaan. Salah satu sistem untuk menyerap aspirasi di dapil masing-masing. Nantinya hasil Reses akan ditindak lanjuti di lembaga legislative di tingkat Alat Kelengkapan Dewan (AKD).

Sebagaimana diketahui  dalam agenda tersebut, beberapa Sangadi menyampaikan program pembangunan terkait Infrastruktur Jalan, RTLH, Alsintan, Perkebunan, Jembatan Penghubung, Perpustakaan Desa, Pembangunan RKB, Drainase dan Jamban di tiap sekolah. (Chan)