BiPoin, Kotamobagu – Wali kota Kotamobagu dr. Weny Gaib, Sp.M., resmi membuka Madrasah Expo Tahun 2026 yang dipusatkan di halaman Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kotamobagu, pada Senin (5/10/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2026 yang turut dilaksanakan di Kota Kotamobagu.
Pembukaan Madrasah Expo dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Sulawesi Utara Dr. Ulyas Taha, M.Pd., Ketua DWP Kanwil Kemenag Sulut, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Kotamobagu Jamaluddin Lamato, S.Pd.I., M.Pd., jajaran Kemenag Kota Kotamobagu, unsur Forkopimda, serta para peserta dan undangan.
Suasana pembukaan berlangsung semarak dengan berbagai penampilan siswa madrasah. Rangkaian acara diwarnai persembahan PKS, tarian daerah, pantomim, musikalisasi puisi hingga pertunjukan monolog.
Dalam sambutannya, Wali Kota Weny Gaib menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Agama yang telah memilih Kota Kotamobagu sebagai tuan rumah OMI dan Madrasah Expo 2026.
Menurutnya, pelaksanaan kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam memperlihatkan perkembangan dan potensi pendidikan madrasah, sekaligus memberikan ruang bagi peserta didik untuk menunjukkan kreativitas dan inovasi.
Usai prosesi pembukaan, Wali Kota bersama jajaran pimpinan meninjau sejumlah stand Madrasah Expo. Berbagai karya, produk keterampilan dan inovasi siswa ditampilkan dalam kegiatan tersebut.
Salah satu stand yang menjadi perhatian adalah MAN 1 Kotamobagu. Madrasah tersebut menampilkan sejumlah karya inovatif dan kreatif, termasuk “Navi Head” atau Topi Tunanetra yang dirancang melalui Riset Teknologi MAN 1 Kotamobagu.
Inovasi tersebut menjadi salah satu karya siswa yang menunjukkan pemanfaatan teknologi untuk menghasilkan solusi yang dapat membantu masyarakat.
Selain inovasi teknologi, MAN 1 Kotamobagu juga memamerkan busana etnik dan hamsey hasil karya siswa keterampilan, serta busana kreasi hasil kolaborasi dengan UMKM Pilipar by Titi Keke.
Berbagai karya tersebut menunjukkan bahwa madrasah tidak hanya menjadi ruang pembelajaran akademik, tetapi juga memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan keterampilan, kreativitas dan inovasi.
Apresiasi terhadap karya siswa juga datang dari Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Kotamobagu Sitti Rafiqah Bora, S.E., M.M., bersama jajaran yang mengunjungi stand keterampilan MAN 1 Kotamobagu.
Kunjungan tersebut turut membuka pembahasan mengenai peluang kerja sama antara Disbudpar Kota Kotamobagu dan pihak madrasah.
Salah satu rencana yang dibahas yakni penyusunan Nota Kesepahaman (MoU) untuk mengembangkan potensi ekonomi kreatif sekaligus mendukung pelestarian budaya lokal melalui keterlibatan generasi muda.
Madrasah Expo 2026 pun menjadi ruang bagi siswa untuk memperkenalkan karya mereka kepada masyarakat, sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak.
Pelaksanaan kegiatan ini melengkapi rangkaian OMI Tingkat Provinsi Sulawesi Utara di Kota Kotamobagu, sekaligus menjadi momentum bagi madrasah untuk menunjukkan potensi peserta didik di bidang akademik, keterampilan, seni, budaya dan inovasi.








