BiPoin, Bolsel – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) membuka peluang baru bagi generasi muda daerah untuk memperoleh pengalaman kerja dan meningkatkan keterampilan melalui Program Magang Jepang Tahap Awal.
Program yang merupakan hasil kerja sama Pemkab Bolsel dengan Indonesia Nippon Anugerah (INA) tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Bolsel DR. (Cand.) H. Iskandar Kamaru, S.Pt., M.Si., bertempat di Lapangan Futsal Kompleks Perkantoran Panango.
Program ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Dari lebih dari 70 orang yang mendaftar, nantinya maksimal 50 peserta akan dipilih untuk mengikuti program magang ke Jepang. Dalam sambutannya, pihak Indonesia Nippon Anugerah menjelaskan bahwa INA merupakan lembaga yang telah mengantongi izin resmi dalam penyaluran peserta magang ke Jepang.
Pihak INA juga memaparkan perkembangan kebutuhan tenaga kerja asing di Jepang yang terus meningkat. Jepang disebut memiliki sistem perlindungan pekerja yang mencakup hak-hak ketenagakerjaan dan jaminan asuransi bagi pekerja asing.
Setelah melewati tahapan seleksi awal, peserta yang dinyatakan lolos akan melanjutkan ke tahap wawancara langsung yang dijadwalkan berlangsung dalam satu hingga dua bulan mendatang.
Bupati Iskandar Kamaru dalam arahannya mengingatkan para peserta untuk mempersiapkan diri secara serius. Menurutnya, jumlah pendaftar yang melebihi kuota menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap kesempatan bekerja dan menimba pengalaman di Jepang.
“Bisa saja yang lolos kurang dari itu, tapi kuota maksimalnya adalah 50 orang. Maka dari itu, siapkan mental, fisik yang kuat, dan kemampuan berbahasa Jepang,” tegas Bupati Iskandar.
Bupati menjelaskan, program magang Jepang tersebut sebenarnya telah direncanakan sejak 2020. Namun, sejumlah kendala teknis membuat pelaksanaannya baru dapat direalisasikan tahun ini.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Iskandar juga membagikan pengalamannya saat melakukan kunjungan kerja ke Kota Nakanoto pada Agustus lalu. Ia sekaligus mengenang pengalamannya ketika mengikuti program magang di Jepang pada 2001.
Pengalaman tersebut menjadi bagian dari motivasi yang disampaikan kepada para calon peserta. Bupati menekankan pentingnya keuletan, kedisiplinan dan dedikasi dalam menjalankan pekerjaan selama berada di Jepang.
Ia juga mengingatkan peserta bahwa persiapan tidak hanya menyangkut kemampuan teknis, tetapi juga kesiapan mental, kondisi fisik serta kemampuan berbahasa Jepang. “Tidak ada yang perlu kalian khawatirkan. Perkuat mental, fisik dan kemampuan berbahasa Jepang karena itu merupakan modal utama ketika bekerja di sana,” pesan Bupati.
Lebih jauh, Bupati Iskandar Kamaru menyampaikan visi Pemerintah Kabupaten Bolsel untuk mengembangkan program tersebut secara lebih luas. Ke depan, Bolsel diharapkan dapat menjadi salah satu pusat pelaksanaan program magang ke Jepang bagi wilayah Bolaang Mongondow Raya (BMR).
Menurutnya, pengembangan program semacam ini tidak hanya membuka akses bagi masyarakat untuk memperoleh pengalaman kerja di luar negeri, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan keterampilan dan kapasitas sumber daya manusia.
Pembukaan Program Magang Jepang Tahap Awal turut dihadiri Sekretaris Daerah Bolsel DR. (Cand.) Marzanzius A. Ohy, S.STP., MAP., para Asisten, Staf Ahli Bupati, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta seluruh calon peserta program magang Jepang asal Bolsel.
Melalui kerja sama tersebut, Pemerintah Kabupaten Bolsel berharap semakin banyak generasi muda daerah memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kompetensi, pengalaman kerja dan wawasan internasional sebagai bekal untuk berkontribusi bagi pembangunan daerah. (infotorial)








