BiPoin, Bolsel – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) kembali menorehkan capaian strategis di bidang pembangunan permukiman. Bupati Bolsel H. Iskandar Kamaru, S.Pt., M.Si. bersama Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid meresmikan Hunian dan Penataan Kawasan Kumuh Kampung Tematik Ideal di Desa Motandoi Selatan, Kecamatan Pinolosian Timur, Rabu (15/7/2026).
Peresmian tersebut turut disaksikan jajaran kementerian dan lembaga, anggota DPRD Bolsel, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan perangkat daerah, serta masyarakat setempat.
Program ini menjadi salah satu pencapaian terbesar Pemkab Bolsel karena merupakan penerima Dana Alokasi Khusus (DAK) Tematik terbesar yang pernah diperoleh daerah tersebut. Bahkan, kawasan Kampung Tematik Ideal ditetapkan sebagai pilot project DAK Tematik berskala nasional, menjadikan Bolsel sebagai daerah percontohan dalam pengembangan kawasan permukiman terpadu di Indonesia.
Dalam sambutannya, Bupati Iskandar Kamaru mengungkapkan bahwa keberhasilan menghadirkan Kampung Tematik Ideal merupakan hasil perjuangan panjang pemerintah daerah dalam memperoleh dukungan dari pemerintah pusat.
Menurutnya, proses mendapatkan DAK Tematik melalui berbagai tahapan yang ketat, mulai dari verifikasi hingga penilaian, sehingga keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan bagi seluruh masyarakat Bolsel.
“Ini merupakan perjuangan panjang yang alhamdulillah bisa sampai di titik ini. Proses pengajuan DAK ini melalui banyak tahapan yang tidak mudah di pemerintah pusat, dan tahun ini hanya Bolsel yang berhasil mendapatkannya,” ujar Iskandar.
Bupati menjelaskan, seluruh kebutuhan dasar masyarakat di kawasan tersebut kini telah tersedia. Mulai dari jalan lingkungan yang memadai, jaringan listrik, hingga fasilitas air bersih yang dapat langsung dikonsumsi warga.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah menghibahkan lahan sehingga pembangunan kawasan hunian tersebut dapat terealisasi. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mewujudkan pembangunan yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan.
Lebih lanjut, Iskandar menegaskan bahwa Kampung Tematik Ideal bukan hanya menyediakan rumah layak huni, tetapi juga menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menekan angka kemiskinan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah, Bupati mengajak masyarakat kembali menghidupkan semangat gotong royong dan memanfaatkan lahan kosong untuk ditanami tanaman buah maupun komoditas perkebunan yang memiliki nilai ekonomi.
“Saya minta para camat dan sangadi segera menindaklanjuti arahan ini dengan mendata lahan masyarakat. Kita bentuk kawasan Perkebunan Rakyat agar lahan-lahan yang ada menjadi produktif dan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat,” tegasnya.
Tak hanya menghadirkan rumah layak huni, kawasan Kampung Tematik Ideal juga dilengkapi berbagai infrastruktur pendukung, seperti jaringan air bersih siap minum, sistem sanitasi, drainase, jalan lingkungan, serta jaringan listrik yang telah berfungsi dengan baik.
Dengan diresmikannya Kampung Tematik Ideal, Pemkab Bolsel berharap kawasan tersebut menjadi contoh penataan permukiman yang sehat, layak huni, dan berkelanjutan. Selain meningkatkan kualitas hidup masyarakat, kawasan ini juga diharapkan menjadi model pembangunan berbasis DAK Tematik yang dapat direplikasi di berbagai daerah di Indonesia. (infotorial)








