Resmi Dilantik Jadi Sangadi Doloduo Dua, Wawan Bonde Siap Jalankan Instruksi Bupati

oleh
Sangadi Doloduo III, Wawan Bonde mener5ima SK dari Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow. (Foto//Indra S. S. Ketangrejo)

BiPoin.com, BOLMONGKamis (19/12) kemarin, Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong) Hj. Yasti Soepredjo Mokoagow, resmi melantik 105 Kepala Desa terpilih periode 2019-2025.

Diantara kepala desa (Sangadi. red) yang dilantik, iyalah Wawan Bonde, yang secara resmi menjadi Sangadi definitif di Desa Doloduo Dua, Kecamatan Dumoga Barat.

Usai dilantik, Wawan mengungkapkan komitmennya untuk membangun desa yang baru dipimpinnya tersebut. 

“Ini merupakan amanah masyarakat yang benar-benar harus di emban sebagaimana sumpah dan janji jabatan kemarin. Ucapan terima kasih juga kepada semua masyarakat Doloduo Dua yang telah memberikan kepercayaan kepada saya untuk memimpin desa ini,” ujarnya. 

Wawan juga berharap dukungan penuh dari tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta tokoh pemuda kepadanya dalam mengemban amanah warga untuk segera melakukan pembenahan guna memajukan Desa Doloduo Dua yang lebih baik lagi, lebih maju serta sejahtera.

“Dukungan penuh dari semua pihak masih tetap diharapkan dalam menjalankan roda pemerintahan di desa. Kerena mana mungkin desa akan maju tanpa adanya kerja sama yang baik dan peran yang  sama dari masyarakat desa itu sendiri,” ucapnya.

Dia menambahkan, dalam tugas yang diemban, dirinya siap menindaklanjuti pesan yang sudah disampaikan Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow, yakni lebih visioner, kreatif dan inovatif serta dituntut untuk mampu menggali dan mengelola potensi sumber daya alam, serta sumber daya manusia di desa yang dipimpinnya.

“Tentu sudah harus siap menindaklanjuti pesan bupati dalam tugas sebagai sangadi, juga akan berupaya masksimal dalam tanggungjawab. Intinya, semua dengan membangun hubungan dan kerja sama masyarakat, karena dengan bantuan dan dukungan masyarakat semua tidak akan berjalan maskimal,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui, Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow, menegaskan kepada seluruh kepala desa agar pengelolaan Dandes harus tepat sasaran serta diberdayakan sesuai ketentuan Undang-undang tentang desa. 

“Perlu saya ingatkan bahwa Dandes dengan berbagai bentuknya bukan milik pribadi atau perseorangan, sehingga harus sesuai aturan dalam pengelolaannya. Masyarakat juga harus menjadi kontrol dalam pengawasan pembangunan, jika ditemukan ada penyimpangan maka segera laporkan,” tegas Yasti. (Chan)